Aku ingin mencintaimu..

Aku ingin mencintaimu karena kecantikanmu
menyejukkan setiap mata yang memandangnya
tapi kemudian aku bertanya
saat kecantikan itu memudar ditempuh usia
seberapa pudarkah kelak cintaku padamu?

Aku ingin mencintaimu karena sifatmu yang ceria
menjadi semangat yang menyala di dalam hati ini
tapi kemudian aku bertanya
bila keceriaan itu kelam dirundung duka
seberapa muram cintaku kan ada?

Aku ingin mencintaimu karena ramah hatimu
memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu
tapi kemudian aku bertanya
kiranya keramahan itu tertutup kabut prasangka
seberapa mampu cintaku memendam praduga?

Continue reading

Advertisements

HME ITB sebagai wadah berorganisasi yang berbasiskan keprofesian

Tulisan pertama dari tiga tulisan tentang “Peranan HME untuk ITB

sebuah pengantar
Himpunan Mahasiswa Elektroteknik ITB sebagai wadah organisasi yang utama bagi mahasiswa Elektro [dulunya] serta Power dan Telkom [sekarang], seyogyanya sebagai sebuah “organisasi mahasiswa” yang memiliki basis pergerakan berupa keprofesian, harus turut berperan dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan—dalam hal ini, tujuan pendidikan ITB—khususnya yang sejalan dengan core keElektroannya

Dalam tujuan pendidikan yang dimiliki oleh ITB, ITB mencanangkan bahwa pendidikan di perguruan tinggi ditujukan untuk mencetak generasi sarjana yang memiliki pengetahuan yang bermakna bagi kehidupan, mandiri, sungguh-sungguh dalam menjunjung etika berprofesi dan etika bermasyarakat, serta kompeten untuk membuat dirinya bermanfaat di lapangan kerja dan di masyarakat.

Didasari tujuan pendidikan perguruan tinggi yang telah dicanangkan oleh ITB, maka HME ITB merancang sebuah AD/ART untuk menjalankan fungsinya, yang di dalamnya terkandung tujuan dari HME ITB sebagai organisasi mahasiswa, yaitu HME ITB yang membantu terciptanya sarjana elektroteknik yang berkompetensi dan bertanggungjawab. Continue reading

terlantar?

sudah lewat sebulan sejak postingan terakhir, dan blog ini tampaknya terlantar..

apakah saya benar2 sibuk? tidak juga.. sebenarnya di sela-sela kesibukan saya *yang karena saya deadliner jadi numpuk banget sekarang2* saya masih bisa menyempatkan diri untuk menulis blog.. tapi entah kenapa, rasa enggan untuk menulis selalu muncul..

kehabisan ide? bukan. ada banyak hal yang ingin saya tulis. tapi semua itu berhenti ketika mata saya terpaku pada satu kalimat.

”Dan para penyair itu, diikuti orang-orang pendusta. Tidaklah kamu melihat bagaimana mereka mengembara tanpa arah di setiap lembah. Dan bahwa mereka mengatakan apa yang tidak mereka kerjakan.” – QS AsSyu’araa’ : 224-226

lebih tepatnya 3 ayat. tiga ayat Al-Qur’an ini, yang saya baca beberapa bulan lalu, cukup menegur saya.

saya jadi merenung, apa istimewanya sebuah tulisan yang indah, inspiratif, menarik untuk dibaca, tetapi semua itu hanya menjadi ‘buah pena’, sekadar hasil keahlian kita mengolah kata? apa maknanya?

Continue reading

it seem good, isn’t it?

iseng-iseng baca dilbert *semenjak baca di kompas, jadi pengikut setia.. ada satu selentingan unik di dilbert..

what’s so unique with this story?

jadi inget humor dulu.. kalo ada 3 jenis kebohongan: small lies, big lies, and biggest lies: BENCHMARK!!

haha,, bukan itu juga sih.. well, my first opinion pas ngeliat pic itu,, JLEB! berasa kesepet.. mungkin karena selama ini, masih sering ngelakuin hal-hal yg seem good, tapi sebenernya g begitu kerasa efek positifnya..

mungkin karena tuntutan peran, mungkin karena posisi saya yg sekarang sebagai seorang ‘kakak’, ato mungkin karena emang ingin terlihat bagus, so?

terlepas dari apa yang selama ini saya alami, emang banyak orang cenderung menilai orang lain dari luarnya-dari bagaimana dia terlihat, bukan dari wajahnya I mean-termasuk dari apa yg dia-terlihat-lakukan,, Continue reading

Satu bulanan..

seisi kampus heboh. bukan hanya itu, gonjang-ganjing pun terdengar di berbagai pelosok kampus, bahkan mungkin pelosok negeri. hampir semua temanku bercerita, jika orangtua mereka menelepon atau sms dengan nada khawatir, menanyakan keadaan mereka di kampus. ada apa ini?

Dwiyanto Wisnugroho. namanya masih tidak asing di telinga saya, walau saya belum pernah bertemu-atau bahkan mengenalnya. kini, sebulan setelah kepergiannya, berita tentang dirinya sudah menguap. digantikan oleh berita tentang David Hartanto, atau semaraknya dies emas-bagi rekan2 mahasiswa. tapi bahkan hingga saat ini, masih ada, masih ada yang tersisa, kawan!

LUKA ITU MASIH ADA! DUKA ITU MASIH ADA!!

Continue reading

my personality test..

Have you ever done some personality test? i think most of us have done it at least once [not to mention some psychotest when we entering college..

for those whom like to browsing often, online personality test is pretty interesting test to take [well, we can see how many *small* personality test had been made and taken in social-networking site-such as: Facebook]..

one of most interesting personality test is this one, from http://www.mypersonality.info, after seeing this in some of my friend’s site.. i’m also interested in trying it.. and here’s the result..

Click to view my Personality Profile page

well, just as I expected, I’m a kind of introverted person..

here’s the explanation.. Continue reading

berganti haluan..

setelah melihat, mempertimbangkan, berkaca dan introspeksi diri.. mengingat semua kesalahan, serta perbuatan yang pernah saya lakukan..

saya merasa sadar dan tertegun, serta dipaksa untuk merenung, sehingga kesadaran ini benar-benar datang pada saya, dan saya memercayainya, bahwa selama ini, saya keliru. saya terlena. terlena oleh zona nyaman yang saya temui di kampus, di himpunan. terlena oleh kebiasaan baru yang sedikit demi sedikit , mengikis apa yang saya percayai sebagai idealisme saya, suatu nilai yang saya bawa.

dan hal ini semakin terasa, ketika saya membaca tulisan-tulisan saya yang dulu, pola pikir saya, sudut pandang saya, telah berubah dan terkikis sedikit demi sedikit, hingga sekarang berada pada state yang menurut saya, mengerikan. seperti halnya tulisan-tulisan di blog ini yang cenderung ringan dan tak berbobot, seperti itu pula saya merasa bagaimana saya merasa pola berpikir saya tertinggal.

that’s why, saya ingin memulai kembali dari nol. tidak sekadar menulis, tetapi merenung dan belajar, sebagaimana sub-title blog ini, kembali dari titik.nol, saya ingin menata ulang isi kepala dan hati saya, menyirami kembali jiwa saya, untuk mencari arti satu kata: kebenaran.

dan semua itu, diawali dengan sekali lagi mengucapkan

Bismillahirrahmanirrahim..

maka saya memutuskan untuk mereview kembali seluruh tulisan saya di blog ini, dan mempertimbangkan untuk mengubah pola-gaya bahasa-cara penulisan-orientasi konten dari blog saya yang sekarang.

Terimakasih untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah mengingatkan saya melalui banyak perantaranya, dan menjawab do’a saya untuk memberikan kesempatan kembali, seperti dulu.