Berbenah

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, berbenah (ber-benah) artinya berkemas, memberes-bereskan, merapikan. Atau bisa juga menggunakan imbuhan me-i jadi membenahi, dengan arti yg sama, termasuk juga mengurus. Merapikan dan mengurus, kayanya itu makna yang cocok.

Setelah lama menelantarkan  blog ini, yg alasan utamanya—tidak bisa dipungkiri—karena malas mengurus, sekarang2 lagi memantapkan diri untuk kembali mengurus blog, atau sesuai judul, berbenah blog; mengganti blog theme, merapikan link, memasukkan image, dan yg paling penting: menulis lagi.

Dipikir2 sebenarnya blog ini terlantar bukan karena malas nulis sih—toh masih rajin twitteran dan kadang sok2 kultwit—tapi selalu mentok kalo mau merampungkan satu postingan. Ada banyak ide, banyak bahan, tapi merasa canggung untuk dijadikan postingan blog (bingung mau milih gaya penulisan yg seperti apa) dan akhirnya lari lagi ke twitter. Baru sekarang2 merasa 140 karakter di twitter terasa benar2 kurang (belum lagi link untuk source dan foto), jadi kembali menulis (walaupun masih yakin kalo postingannya terlalu pendek untuk dijadikan postingan blog).

Sewaktu kemarin mulai berbenah blog, ada beberapa hal yg bikin sedih, salah satunya ketika harus menghapus link dari blog teman2 yg sudah mati (beberapa terlantar total, beberapa benar2 sudah mati link-nya) dan juga ketika link blog lama juga sudah rata dengan tanah (sudah tahu dari lama sih, tapi tetap sedih karena tulisan2 sebelumnya yg ada di sana belum sempat terselamatkan). But life must go on, yg sudah hilang tidak boleh diratapi, yg akan datang harus diusahakan, benar kan?

Dan sepertinya bukan cuma blog aja yg perlu dibenahi, kayanya ada beberapa habit yg harus ikut jadi sasaran berbenah juga. Demi hidup yang lebih baik, insyaAllah